Cerpen Pilihan KCLK

Cerpen yang tidak masuk sebagai nominator KCLK, tetapi diterbitkan karena dianggap layak.

  • mukena mak

    Mukena Mak

    Mukena Mak Oleh: Abdul Rahman Nasir 19 Februari 1996M/29 Ramadhan 1416H Suara takbir menyambut hari kemenangan bagi umat Islam terdengar…

    Selengkapnya;
  • luka-luka di bumi

    Luka-Luka di Bumi

    Luka-Luka di Bumi Oleh: Lily Rosella  Kedua tangan itu mencekam seprai. Gigi-giginya digeretakan. Dari mata yang terpejam kuat keluarlah sebaris…

    Selengkapnya;
  • charlotte dan lelaki penunggang kuda

    Charlotte dan Lelaki Penunggang Kuda

    Charlotte dan Lelaki Penunggang Kuda Oleh: Triandira Kau tentu paham dengan apa yang kukatakan, bukan? Charlotte terus menuangkan air dalam…

    Selengkapnya;
  • seruni

    Seruni

    Seruni Oleh: Yuliawanti Dewi Gadis berambut hitam sepinggang itu adalah adikku. Gadis yang selalu tersenyum walau pandangan matanya tetap sama.…

    Selengkapnya;
  • dongeng dari hutan

    Dongeng dari Hutan

    Dongeng dari Hutan Karya: Lily Rosella “Berikan aku ramuan itu!” “Percuma saja.” “Berikan saja padaku!” “Ada harga yang harus kau…

    Selengkapnya;
  • Kehidupanku yang Baru

    Awal dari Kehidupanku yang Baru

    Awal dari Kehidupanku yang Baru Sudah kelima kalinya aku bermimpi buruk malam ini, semenjak kedua orang tuaku bercerai. Ya, mereka…

    Selengkapnya;
  • dosa

    Dosa

    Dosa Andai aku bisa menghilang ke masa lalu, aku akan memperbaiki segala yang salah dan menempatkannya ke dalam posisi yang…

    Selengkapnya;
  • penjaga

    Penjaga Sisi Jalan

    Jalanan masih ramai, dipenuhi oleh kendaraan yang berseliweran tanpa henti. Roda kehidupan masih senantiasa berputar, mencipta derak pertanda karatan. Mereka…

    Selengkapnya;
  • hujan

    Petrichor

    Tangisan langit langsung menyapaku saat kujejakkan kaki keluar kantor penerbit. Hah … aku sedang rindu bau ini. Bau yang mengingatkanku…

    Selengkapnya;
  • mati

    Rasa yang Mati

    “Itu pasti akting doang.” “Ya tu … mau tapi malu.” “Aktingnya kurang bagus mbakkk wkwkwkwkwk.” Kubaca satu per satu halaman…

    Selengkapnya;
Close