MotivasiPendidikanRubrik Umum

Pentingnya Tujuan dalam Menulis

Eda Erfauzan

Pentingnya Tujuan dalam Menulis
Oleh: Eda Erfauzan

Ada beberapa alasan yang membuat orang menulis. Di antaranya karena sedang belajar, menuangkan mimpi, meninggalkan jejak kehadiran di dunia serta berbagi cerita dan inspirasi.

Kegiatan menulis adalah kegiatan yang bisa membuat hidup menjadi lebih bersemangat karena mendorong untuk melakukan aktivitas positif lain, seperti membaca dan peka pada kondisi sekitar. Apa lagi kemajuan teknologi telah mempermudah aktivitas menulis, dengan gawai, sedikit menggerakkan jari sudah bisa menghasilkan tulisan minimal di akun media sosial.

Menulis adalah aktivitas yang berhubungan dengan skill dan memerlukan ketekunan karena harus dilakukan dengan disiplin serta terus-menerus. Menulis juga bisa menjadi kegiatan yang mengasyikkan, membuatmu tampak berbeda, memberi rasa nyaman karena kau bisa mengekspresikan dirimu dengan kata-kata sekaligus juga menambah penghasilan.

Nah, karena menulis adalah kegiatan yang harus dilakukan terus-menerus, banyak membaca dan latihan maka ia harus memiliki tujuan. Tidak ada karya besar yang lahir ujug-ujug atau instan. Jadi, sebelum mulai menulis tentukan dulu tujuanmu, kenapa dan untuk apa menulis?

Tujuan dalam menulis itu laksana kompas dalam perjalanan, ia akan memandumu agar tidak tersesat. Tanpa tujuan jelas kau akan menulis dengan bergantung pada mood, cepat bosan hingga tak ada tulisanmu yang selesai, mudah menyerah dengan keterbatasan atau situasi di luar kendali dirimu. Mudah patah hanya karena baterai ponsel low batt saat ingin menulis, belum punya laptop atau ide dan si ilham kabur, entah ke mana.

Punya mimpi-mimpi besar dalam hidupmu? Menulislah agar mimpimu tak hilang dan menguap laksana embun terkena sinar mentari lalu berjuanglah untuk menggapainya. Dan jika kau merasa lemah ada remainder untuk meneguhkan hati dan fokus kembali pada tujuan.

Misal, yang belum punya buku, buat tujuan tahun ini harus punya minimal buku antologi bareng teman-teman penulis lain, jika sudah punya antologi, tetapkan waktu untuk bikin buku solo.

Buat tujuan jangka panjang, misal ingin aktivitas menulismu menjadi sesuatu yang bernilai kebaikan, memberi inspirasi dan manfaat, ini akan menjadi motivasi untuk menuliskan hal-hal baik, menulis dengan bahasa yang baik, dan bertutur dengan baik. So, jangan lupa untuk terus belajar, meng-up grade kemampuan menulismu.

Menulis membuat hidup menjadi bersemangat. Ngga percaya? Coba, deh, mulai menulis apa yang kau rasa, membagi pengalaman-pengalamanmu saat jatuh bangun dalam kehidupan, saat berhasil mentertawakan kekalahan dan kembali bangkit. Atau hanya tips bagaimana menghilangkan noda kopi di atas meja.

Menulis memberi perasaan tenang dan nyaman karena bisa mengekspresikan hal-hal yang tidak harus diungkap dengan kata-kata.

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana.” Seno Gumira Ajidarma.(*)

 

Eda Suhaedah /Eda Erfauzan perempuan penyuka dongeng yang tersesat di rimba aksara.

Grup FB KCLK
Halaman FB Kami
Pengurus dan kontributor
Mengirim/Menjadi penulis tetap di Loker Kata

0
Tags

Tulisan terkait

Close