NongkrongRubrik UmumSantai

Ngabuburit atau Ngabisin Duit?

Erlyna

Ngabuburit atau Ngabisin Duit?
Oleh: Erlyna

Momen Ramadan tidak lepas dari istilah ngabuburit. Ngabuburit adalah waktu menunggu azan Magrib sebelum berbuka puasa di bulan Ramadan. Lalu apa saja yang biasa dilakukan pada saat ngabuburit?

Jika dahulu ngabuburit banyak diisi dengan jalan-jalan santai di sore hari keliling kampung, membaca atau saling bertukar buku dengan teman, bermain kelereng, lompat tali atau bahkan selawatan di serambi masjid, maka anak-anak di zaman sekarang atau istilah kerennya “kids zaman now”, lebih banyak melakukan ngabuburit dengan “ngambur-ngamburin duit” (ngabisin duit/menghambur-hamburkan uang).

Ngabuburit di era sekarang lebih identik dengan jalan-jalan di keramaian kota atau tempat-tempat tertentu, yang biasanya dipenuhi pedagang yang menjual menu atau camilan untuk berbuka puasa.

Mereka yang melakukan ngabuburit, umumnya mempunyai anggaran Ramadan yang melampaui anggaran di bulan lain. Beberapa dari mereka bahkan rela menguras tabungan demi bisa melakukan aktivitas ngabuburit yang hanya ada di bulan Ramadan ini.

Tentu saja hal itu merupakan kesenangam tersendiri bagi beberapa pedagang, dan juga membuka peluang besar bagi orang-orang yang ingin memanfaatkan momen ini untuk menjadi pedagang dadakan. Di sisi mana pun, pedagang dadakan selalu punya pembeli saat waktu ngabuburit tiba. Terlepas dari sedikit banyaknya pengunjung, ngabuburit selalu menjadi waktu yang ditunggu-tunggu bagi sebagian besar orang di bulan Ramadan.

Lalu bagaimana caranya supaya momen ngabuburit tidak melulu “ngabisin” duit?

Berikut beberapa contoh yang bisa kalian terapkan untuk sedikit menyelamatkan isi kocek kalian dari aktivitas ngabuburit yang kalap:

  1. Hindari membeli lebih dari satu camilan. Cukup membeli satu jenis camilan saja. Ingat, setelah kita makan nasi, camilan-camilan yang kita beli secara berlebihan sudah tidak menggairahkan lagi.
  2. Usahakan memilih dengan cermat, camilan apa yang benar-benar kalian inginkan saat itu.
  3. Hindari berlama-lama nongkrong di keramaian yang dipenuhi pedagang.
  4. Ajak teman-teman untuk melakukan aktivitas lain selain jajan camilan. Membaca buku bersama, bertukar cerita atau saling berbagi pengalaman Ramadan.
  5. Jangan keluar rumah saat waktu ngabuburit tiba. Ngabuburit tidak harus pergi ke luar. Kalian bisa mengisi waktu dengan bersih-bersih halaman atau mencoba resep kue lebaran.

Jadi, sudah saatnya mengubah aktivitas ngabuburit yang identik dengan ngabisin duit, menjadi aktivitas yang lebih berguna lagi di bulan Ramadan.

Namun, bukan berarti kita tidak boleh jalan-jalan atau nongkrong sambil membeli camilan saat ngabuburit. Boleh, tapi jangan sampai kalap. Jangan sampai camilan yang kita beli akhirnya tidak dimakan dan terbuang sia-sia.

Cobalah untuk belajar menahan godaan makanan yang terasa sangat menggiurkan di jam-jam menjelang buka puasa. Percaya, deh, selain bisa sedikit mengontrol keuangan, kita bisa menggunakannya untuk membeli kebutuhan lain yang lebih penting.

Jadi, bukan saatnya lagi ngabuburit itu ngabisin duit.

 

Purworejo, 31 Mei 2019

Erlyna, perempuan sederhana yang menyukai dunia anak-anak. Suka menulis dan menyaksikan anak-anak menciptakan keajaiban.

Grup FB KCLK
Halaman FB Kami
Pengurus dan kontributor
Mengirim/Menjadi penulis tetap di Loker Kata

0
Tags

Tulisan terkait

Close